PUPR Probolinggo Buka Suara soal Proyek Jalan Pajarakan–Condong Rp4,26 Miliar, Penyedia Diminta Lakukan Pembenahan

Teknologi

Probolinggo,Katajatim.com —. Proyek peningkatan Jalan Pajarakan–Condong (R.163) di Kabupaten Probolinggo dengan nilai anggaran Rp4,26 miliar mendapat sorotan dari LSM KPK Nusantara Probolinggo Raya. Pekerjaan fisik jalan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan. Rabu, 14 /10/2026 .

Menanggapi pemberitaan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputra, S.T., M.M., memberikan klarifikasi kepada media ini terkait kondisi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Hengki menjelaskan bahwa ruas Jalan Pajarakan–Condong merupakan jalur dengan kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri selama proses pengerjaan berlangsung, karena kendaraan masih melintas ketika pekerjaan pengecoran beton dilakukan.

“Memang kondisi pelaksanaan kegiatan di sana berada di jalur dengan kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi. Kendaraan yang melintas terkadang di luar kendali, sehingga beton yang belum cukup umur sudah dilewati kendaraan,” jelas Hengki.
Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan jalur utama yang menjadi akses satu-satunya bagi pengguna jalan di kawasan tersebut. Akibatnya, kendaraan masih melintas, bahkan pada malam hari, meskipun beton yang dicor belum mencapai umur yang cukup untuk dilalui.

Penyedia Wajib Melakukan Pembenahan

Hengki menegaskan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan. Ia menyampaikan bahwa penyedia jasa atau kontraktor wajib melakukan pembenahan terhadap bagian pekerjaan yang mengalami kerusakan atau tidak memenuhi ketentuan teknis.
“Penyedia wajib membenahi,” tegasnya.

Klarifikasi dari Dinas PUPR ini menjadi bagian penting dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi pelaksanaan proyek tersebut. Meski demikian, dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis yang disorot LSM KPK Nusantara Probolinggo Raya tetap perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan teknis di lapangan.(Tim)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *