Indonesia Day on the Creek 2026 Meriahkan Maryland, Reog Ponorogo hingga Batik Jadi Daya Tarik Utama

Ekbis Gaya Hidup Hiburan & Musik Internasional Kuliner Nasional Organisasi Pengusaha Trending Now

KataJatim.com – FREDERICK, MARYLAND — Kekayaan budaya Indonesia kembali hadir di Amerika Serikat melalui perhelatan Indonesia Day on the Creek 2026 yang digelar pada Sabtu (1/8/2026) di Carroll Creek Park, Frederick, Maryland. Festival budaya yang terbuka dan gratis untuk masyarakat ini menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional, kuliner Nusantara, hingga pameran budaya yang mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Amerika.

Acara yang memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya ini diselenggarakan oleh Indonesian Education & Cultural Network (IDECN), Asian American Center of Frederick (AACF), dan Indonesia Lighthouse, dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington, D.C.

Setelah sukses menarik lebih dari 3.000 pengunjung pada penyelenggaraan sebelumnya, Indonesia Day on the Creek tahun ini diharapkan mampu memperluas pengenalan masyarakat Amerika terhadap kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat hubungan lintas budaya.

Festival ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui kegiatan budaya di ruang publik, masyarakat Amerika diajak mengenal tradisi Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah penampilan Reog Ponorogo, seni pertunjukan tradisional asal Jawa Timur yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda yang Memerlukan Perlindungan Mendesak pada 2024. Atraksi Dadak Merak yang ikonik akan memukau para pengunjung bersama pertunjukan musik dan tarian khas Ponorogo.

Selain Reog, festival juga menampilkan angklung, alat musik bambu dari Jawa Barat yang telah diakui UNESCO sejak 2010 sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Pertunjukan angklung akan dibawakan oleh Ari Sufiati bersama kelompoknya, termasuk kolaborasi dengan Mabuhay Foundation yang mempertemukan komunitas Indonesia dan Filipina melalui musik.

Seni batik, yang diakui UNESCO sejak 2009, turut menjadi bagian penting festival. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati peragaan busana batik dan kebaya, tetapi juga berkesempatan mencoba langsung kegiatan melukis batik.

Rangkaian acara dimulai pukul 11.00 waktu setempat dengan parade budaya yang dipimpin oleh Reog Ponorogo dan Rumah Gadang USA, diikuti para penampil budaya dan tamu kehormatan.

Upacara pembukaan dijadwalkan dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo, Wali Kota Frederick Michael O’Connor, Frederick County Executive Jessica Fitzwater, anggota parlemen Maryland, serta perwakilan Kongres dan Senat Amerika Serikat.

Sepanjang hari, masyarakat dapat menikmati berbagai pertunjukan, seperti Rampak Kendang, kesenian Sunda, tari Bali, tari Jawa, pencak silat dari Silat Williamsburg Djojo, musik angklung, hingga penampilan Harmony Band.

Festival ini juga menghadirkan bazar kuliner Indonesia dengan aneka hidangan khas Nusantara, pasar produk Indonesia, pameran budaya, serta berbagai aktivitas seni dan keluarga.

Presiden IDECN sekaligus Ketua Panitia Indonesia Day on the Creek 2026, Haris Koentjoro, mengatakan bahwa festival tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang untuk membangun hubungan antarmasyarakat melalui budaya.

“Ketika masyarakat menyaksikan Reog Ponorogo, mendengar angklung, mencoba membatik, dan menikmati kuliner Indonesia, mereka tidak hanya menyaksikan sebuah pertunjukan, tetapi juga terhubung dengan tradisi hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Menurut Haris, festival ini juga menjadi momentum penting bagi generasi muda Indonesia-Amerika untuk mengenal, menjaga, dan membanggakan akar budaya mereka.

Melalui Indonesia Day on the Creek 2026, para penyelenggara berharap budaya Indonesia dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara komunitas Indonesia, masyarakat Asia-Amerika, dan warga Amerika di Frederick serta kawasan Washington, D.C. **


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *